Oleh: Rizal Babil Yasari Akbar, S.Pi
“Nagara Rimba Nusa : Merawat Peradaban Menjaga Alam”. Itulah tema Nasional untuk memperingati Hari Koservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2020. Sama halnya dengan tema yang dipakai oleh Balai Taman Nasional Tambora dalam memperingati HKAN khususnya di wilayah SPTN II Pekat/Kempo. HKAN diperingati setiap tanggal 10 Agustus, karena adanya pandemi Covid-19 yang menyerang di seluruh negara, maka BTN Tambora bisa memperingati kegiatan ini pada tanggal 14-15 September 2020 bertepatan dengan peringatan HKAN secara Nasional di TN. Kutai, Bontang, Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertempat di savana Doro Ncanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Peserta yang hadir berjumlah 250 dari berbagai kalangan masyarakat di Kecamatan Pekat dan Kempo, diantaranya Pelajar Sekolah, Komunitas Pecinta Alam, Lembaga, perwakilan masyarakat di Sekitar TN Tambora, Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan Masyarakat Peduli Api (MPA).
Kegiatan HKAN SPTN II Pekat/ Kempo merupakan kegiatan HKAN kedua setelah sebelumnya kegiatan dilakukan di SPTN I Kore. Walaupun memasuki era new normal, akan tetapi kegiatan yang dilakukan tetap harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah adanya cluster baru Covid-19. Pencegahan tersebut diantaranya wajib membawa masker dan tumbler, disediakan tempat untuk cuci tangan agar peserta lebih sering cuci tangan slama kegiatan, dan pengecekan suhu tubuh sebelum memulai kegitan. Kegiatan ini dikemas dalam sebuah Kemah Bakti dengan kegiatan inti yang menjadi bekal peserta untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru untuk diterapkan dalam kehidupan era new normal disekitar Kawasan TN Tambora.
Ada tiga kegiatan inti yang dapat diterima oleh peserta selama kegiatan, yakni: 1. Penerapan Protokol Kesehatan dalam Era New Normal; 2. Standart Operasiaonal Prosedur (SOP) Pendakian Gunung di Era New Normal; dan 3. Apel Siaga dan Simulasi Penanganan Hutan dan Lahan. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala Balai TN Tambora, Laporan Ketua Pelaksana dan Doa. Kegiatan pertama diawali dengan Materi 1 yaitu Penerapan Protokol Kesehatan dalam Era New Normal oleh satgas Covid kepala Puskesmas Calabai. Materi ini disampaikan agar peserta tetap mencaga perilaku dan dan kesehatannya dalam melakukan aktivitas apapun selama era New Normal ini. Pemateri juga memberi pesan agar selalu mematuhi protokol yang sudah diterapkan.
Kegiatan selanjutnya yaitu materi kedua tentang SOP Pendakian Gunung di Era New Normal yang disampaikan oleh Mohammad Anshori yang merupakan Ketua DPProv APGI Jawa Timur. materi ini sangat diminati oleh peserta karena kebanyakan peserta merupakan orang yang banyak berinteraksi dengan gunung Tambora salah satunya adalah pemandu gunung. Pak Ori panggilan akrab narasumber tersebut memberikan sebuah SOP yang bisa dipedomano oleh pemandu gunung untuk memudahkan pendaki melakukan pendakian di Gunung Tambora. Setelah materi selesai kegiatan selanjutnya adalah game yang diikuti oleh peserta dilanjutkan dengan materi Gambaran Umum Taman Nsional Tambora serta malam keakraban di malam hari. Para peserta menampilkan karya seni dan hiburan masing-masing sehingga suasana menjadi lebih meriah. Termasuk peserta Sakawana Bakti yang membuat api unggun dengan konsep bertuliskan HKAN.
Pada hari kedua kegiatan dibuka dengan senam pagi lalu pelaksanaan Apel Siaga dan Simulasi Penanganan Karhutla oleh Polhut TN Tambora. Kegiatan dilakukan agar masyarakat yang hadir juga ikut berperan dalam menjaga alam khususnya saat musim kemarau dalam penangan karhutla. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias yang baik dari masyarakat karena selain mendapatkan ilmu baru mereka juga dapat mengenal alat-alat pemadam kebakaran dan bisa langsung melakukan simulasi. Sampai pada penghujung acara yaitu penutupan dan pemberian hadiah pada peserta yang mengikuti game dan menang. Kegiatan yang dilakukan ini besar harapan agar masyarakat disekitar kawasan TN Tambora ikut menjaga alam dan menerapkan ilmu-ilmu konservasi demi kelestarian alam.
Salam Lestari.



Komentar
Posting Komentar